BUDIDAYA MAGGOT UNTUK MENGURAI LIMBAH ORGANIK PASAR DI DESA PAKIKIRAN OLEH KKN 54 KELOMPOK 60 UIN PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO

Main Article Content

Izzuddin Adli Adnani
Fikri Khoirul Anam
Addyn Qothbujaddien
Miftah Aulia Rahma
Pratiwi Lutfiah Sari
Laela Nur Khafidoh
Nurul Ainul Ramadhani Rusfa
Nadiah Nadiah
Septiana Rizki Munawaroh
Qoriah AI Sunaryo

Abstract

Pengelolaan sampah berkelanjutan merupakan tantangan yang dihadapi banyak desa di Indonesia, termasuk Desa Pakikiran di Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Artikel ini membahas upaya Desa Pakikiran dalam mengelola sampah organik melalui pemanfaatan maggot (larva lalat Black Soldier Fly) sebagai agen pengurai. Penelitian ini menggunakan metode observasi untuk mengidentifikasi efektivitas dan efisiensi penggunaan maggot dalam mengurangi volume sampah organik. Observasi dilakukan selama periode 40 hari dengan memantau proses degradasi sampah dan hasil akhirnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maggot mampu mengurangi volume sampah organik secara signifikan, serta menghasilkan kompos berkualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai pupuk alami. Selain itu, pemanfaatan maggot juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa melalui produksi maggot yang dapat dijual sebagai pakan ternak. Dengan demikian, pemanfaatan maggot di Desa Pakikiran terbukti efektif dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi masyarakat desa. Observasi berhasil menunjukkan bahwa maggot efektif mengurangi limbah organik pasar di Desa Pakikiran, Kecamatan Susukan, melalui program KKN 54 Kelompok 60 UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Article Details

How to Cite
Adli Adnani, I., Khoirul Anam, F., Qothbujaddien, A., Aulia Rahma, M., Lutfiah Sari, P., Nur Khafidoh, L., Ramadhani Rusfa, N. A., Nadiah, N., Rizki Munawaroh, S., & AI Sunaryo, Q. (2024). BUDIDAYA MAGGOT UNTUK MENGURAI LIMBAH ORGANIK PASAR DI DESA PAKIKIRAN OLEH KKN 54 KELOMPOK 60 UIN PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO. Merdeka Indonesia Jurnal International, 4(1), 385–391. https://doi.org/10.5555/miji.v4i1.170
Section
Artikel